Sunday, 17 May 2015

l

–Meski tampak dominan dan tampil hebat, Jorge Lorenzo mengaku sedikit beruntung saat memenangi GP Prancis, Minggu (17/5). Selanjutnya siap ke kandang Valentino Rossi di MugMugel.

Jl memang diuntungkan karena bisa melibas Marc Marquez dan Andrea Dovizioso di lap awal. Itu membuatnya leluasa melakukan pengereman di titik yang iainginkan karena tak ada pembalap lain di depannya.

 Kebetulan rem M1 kini nurut dalam pengereman keras dan itu membuatnya bias sedikit demi sedikit menambah jarak dengan Dovi yang beberapa lap menguntitnya rapat. Tapi, ada akibatnya, yakni ban terasa makin cepat aus.“Sejak lap 4 saya sudah mulai khawatir dengan ban, khususnya ban depan meski saya tahu pembalap lain juga punya masalah dengan ban depan. Saat Dovi menjauh sekitar 1 detik, saya bias focus pada diri sendiri dan mengatur irama untuk merawat ban. Nasib lagi baik karenaban tersebut tak bermasalah sampai finish,” cerita Lorenzo.Cerita lainnya saat ia tahu Valentino Rossi sudah berada di belakangnya dan makin dekat di beberapa kesempatan. Muncul sedikit kekhawatiran dan karena itu ia genjot lagi M1 ke limit maksimal meski paham resikonya kepada daya tahan ban.“Saya berusaha keras untuk menjauh, khususnya dengan cara pengereman yang selalu di titik terdalam. Berulangkali itu dilakukan agar bisa dapat waktu 1:33 koma kecil per lap. Hanya itu cara menjauh dari Valntino hingga garis finish dan memenangi balapan,” tandas Lorenzo yang catatkemenangan kedua setelah Jerez lalu, sekaligus membawanya ke peringkat 2 klasemen di bawah Rossi. Rossi memimpi dngan poin 192, ia mendekat dengan selisih tinggal 15 angka.Ronde 6 MotoGP, GP Italia, berlangsung di Sirkuit Mugello, kandang Rossi tetap juga salah satutrek favorit Lorenzo. “Ia sanat cepat di sana, tapi siapa yang tahu apa yang bakal terjadi di sana,” ucap Lorenzo seolah beri peringatan dan tantangan sejak dini.Andro

0 comments:

Post a Comment