Sunday, 7 June 2015

Olahraga

Stasiun televisi Israel sport HD merilis sebuah video promo final Liga Champions Berlin 2015 yang cukup unik. Konsepnya adalah zebra vs singa. Zebra tentu saja Juventus, sedangkan Barcelona digambarkan sebagai sekumpulan predator rimba, termasuk singa. jangan tertipu dengan penampilan zebra. Satu tendangan keras, lawan pun tumbang. Di sisi lain, ada sekumpulan pemangsa yang sudah memakan banyak korban.Yang pasti, di final nanti, takkan ada kesempatan kedua.(5shd/gia)

Stasiun televisi Israel sport HD merilis sebuah video promo final Liga Champions Berlin 2015 yang cukup unik. Konsepnya adalah zebra vs singa. Zebra tentu saja Juventus, sedangkan Barcelona digambarkan sebagai sekumpulan predator rimba, termasuk singa. jangan tertipu dengan penampilan zebra. Satu tendangan keras, lawan pun tumbang. Di sisi lain, ada sekumpulan pemangsa yang sudah memakan banyak korban.Yang pasti, di final nanti, takkan ada kesempatan kedua.(5shd/gia)

Sunday, 31 May 2015

Marc Marquez

Marc Marquez mengaku sejak awal sudah khilap di FP3 soal ban. Karena itu, ia gagal ke Q2 yang berlangsung Sabtu 30 Mei di sirkuit Mugello, Italia. Lewat Q1 pun strateginya berantakan karena tersodok oleh YonnyHernandez yang pakai Ducati Open Class yang boleh menggunakan ekstra ban lembut. Maka Marquez start dari grid 13, posisi terburuk selama dia ikut MotoGP.Itulah kesalahan taktis dan teknis. Teknis di FP3 lantaran kelamaan menyetel elektronik. Ceritanya, RCV Marquez perilakunya tidak sperti biasanya. Kurang jitu masuk tikungan dan kurang presisi saat keluar tikungan. Itu motor seperti ogah menjadi tempat gelantungannya Marquez seperti selama ini."Jadi Sabtu semuanya berjalan salah!" seru Marquez. "Dapatdikatakan tidak memakai ban baru di akhir sesi FP3. Saya menggunakan ban itu sejak kemarin dari awal sampai akhir, kami terlalu sibuk dengan elektronik. Dan itu butuh banyak lap yang memakan ban,” kesal Marquez.Berkonsentrasi pada qualifying 1 agar lolos ke Q2, Marquez yakin hanya butuh satu ban dan sekali ambil kecepatan. Tujuannya dia masih punya dua ban candangan saat Q2. Sayang, catatannya masih di bawah Aleix Espargaro. Memang untuk sementara aman karena 1 - 2 bisa maju ke Q2, namun ia dan Repsol Honda Team mengamati cemas soal Yonny Hernandez yang Ducati GP14-nya pakai ban ekstra lembut di akhir sesi Q1 di saat Marquez sudah masuk paddock.Maka di akhir sesi Q1, Yonny melejit pertama dan Aleix jadi kedua, sedangkan Marquez ke-3. Itu artinya gagal ke Q2. Itusama dengan juga bila digabung dengan hasil Q2, posisi grid start Marquez adanya 13. "Saya kurang paham, sebenarnya di Q1 muncul masalah, ban belakang banyak spin. Tapi kesalahan terbesar adanya di FP3."Marquez mengaku untuk menuju lomba dia masih akan memanfaatkan warm up. Di sesi ini pun dia masih berkutat dengan elektronik. "Juga masih ada sesuatu yang harus dicoba di warm up. Saya tetap semangat menghadapi lombawalau start dari baris ke-5,” tutur Marquez sembari menyenangkan diri sendiri.Beban Marquez memang semakin tertekan karena telah tertinggal 33 poin dari Valentino Rossi. Jadi saran portal ini tenang, konsentrasi dan sabar. Maksudnya jangan panik coy. Hehehe…Ito

Marc Marquez mengaku sejak awal sudah khilap di FP3 soal ban. Karena itu, ia gagal ke Q2 yang berlangsung Sabtu 30 Mei di sirkuit Mugello, Italia. Lewat Q1 pun strateginya berantakan karena tersodok oleh YonnyHernandez yang pakai Ducati Open Class yang boleh menggunakan ekstra ban lembut. Maka Marquez start dari grid 13, posisi terburuk selama dia ikut MotoGP.Itulah kesalahan taktis dan teknis. Teknis di FP3 lantaran kelamaan menyetel elektronik. Ceritanya, RCV Marquez perilakunya tidak sperti biasanya. Kurang jitu masuk tikungan dan kurang presisi saat keluar tikungan. Itu motor seperti ogah menjadi tempat gelantungannya Marquez seperti selama ini."Jadi Sabtu semuanya berjalan salah!" seru Marquez. "Dapatdikatakan tidak memakai ban baru di akhir sesi FP3. Saya menggunakan ban itu sejak kemarin dari awal sampai akhir, kami terlalu sibuk dengan elektronik. Dan itu butuh banyak lap yang memakan ban,” kesal Marquez.Berkonsentrasi pada qualifying 1 agar lolos ke Q2, Marquez yakin hanya butuh satu ban dan sekali ambil kecepatan. Tujuannya dia masih punya dua ban candangan saat Q2. Sayang, catatannya masih di bawah Aleix Espargaro. Memang untuk sementara aman karena 1 - 2 bisa maju ke Q2, namun ia dan Repsol Honda Team mengamati cemas soal Yonny Hernandez yang Ducati GP14-nya pakai ban ekstra lembut di akhir sesi Q1 di saat Marquez sudah masuk paddock.Maka di akhir sesi Q1, Yonny melejit pertama dan Aleix jadi kedua, sedangkan Marquez ke-3. Itu artinya gagal ke Q2. Itusama dengan juga bila digabung dengan hasil Q2, posisi grid start Marquez adanya 13. "Saya kurang paham, sebenarnya di Q1 muncul masalah, ban belakang banyak spin. Tapi kesalahan terbesar adanya di FP3."Marquez mengaku untuk menuju lomba dia masih akan memanfaatkan warm up. Di sesi ini pun dia masih berkutat dengan elektronik. "Juga masih ada sesuatu yang harus dicoba di warm up. Saya tetap semangat menghadapi lombawalau start dari baris ke-5,” tutur Marquez sembari menyenangkan diri sendiri.Beban Marquez memang semakin tertekan karena telah tertinggal 33 poin dari Valentino Rossi. Jadi saran portal ini tenang, konsentrasi dan sabar. Maksudnya jangan panik coy. Hehehe…Ito

Marc Marquez mengaku sejak awal sudah khilap di FP3 soal ban. Karena itu, ia gagal ke Q2 yang berlangsung Sabtu 30 Mei di sirkuit Mugello, Italia. Lewat Q1 pun strateginya berantakan karena tersodok oleh YonnyHernandez yang pakai Ducati Open Class yang boleh menggunakan ekstra ban lembut. Maka Marquez start dari grid 13, posisi terburuk selama dia ikut MotoGP.Itulah kesalahan taktis dan teknis. Teknis di FP3 lantaran kelamaan menyetel elektronik. Ceritanya, RCV Marquez perilakunya tidak sperti biasanya. Kurang jitu masuk tikungan dan kurang presisi saat keluar tikungan. Itu motor seperti ogah menjadi tempat gelantungannya Marquez seperti selama ini."Jadi Sabtu semuanya berjalan salah!" seru Marquez. "Dapatdikatakan tidak memakai ban baru di akhir sesi FP3. Saya menggunakan ban itu sejak kemarin dari awal sampai akhir, kami terlalu sibuk dengan elektronik. Dan itu butuh banyak lap yang memakan ban,” kesal Marquez.Berkonsentrasi pada qualifying 1 agar lolos ke Q2, Marquez yakin hanya butuh satu ban dan sekali ambil kecepatan. Tujuannya dia masih punya dua ban candangan saat Q2. Sayang, catatannya masih di bawah Aleix Espargaro. Memang untuk sementara aman karena 1 - 2 bisa maju ke Q2, namun ia dan Repsol Honda Team mengamati cemas soal Yonny Hernandez yang Ducati GP14-nya pakai ban ekstra lembut di akhir sesi Q1 di saat Marquez sudah masuk paddock.Maka di akhir sesi Q1, Yonny melejit pertama dan Aleix jadi kedua, sedangkan Marquez ke-3. Itu artinya gagal ke Q2. Itusama dengan juga bila digabung dengan hasil Q2, posisi grid start Marquez adanya 13. "Saya kurang paham, sebenarnya di Q1 muncul masalah, ban belakang banyak spin. Tapi kesalahan terbesar adanya di FP3."Marquez mengaku untuk menuju lomba dia masih akan memanfaatkan warm up. Di sesi ini pun dia masih berkutat dengan elektronik. "Juga masih ada sesuatu yang harus dicoba di warm up. Saya tetap semangat menghadapi lombawalau start dari baris ke-5,” tutur Marquez sembari menyenangkan diri sendiri.Beban Marquez memang semakin tertekan karena telah tertinggal 33 poin dari Valentino Rossi. Jadi saran portal ini tenang, konsentrasi dan sabar. Maksudnya jangan panik coy. Hehehe…Ito

Friday, 22 May 2015

Striker Real Madrid, Cristiano Ronaldo, serta supermodel asal Rusia, Irina Shayk, tidak bersama lagi semenjak awal tahun ini. Tetapi, pemicu pasti keduanya mengakhiri jalinan yang sudah di bangun semenjak 2010 belum juga terkuak.Pada awal mulanya, nampak berita bahwa keduanya berpisah lantaran ketidakcocokan Irina dengan ibunda Ronaldo. Pada Desember 2014, sang ibunda diberitakan memohon Ronaldo merayakan Natal dirumah, sementara Irina mau menggunakan berliburberdua.Tetapi, sebagaimana dilansir 101 Great Goals, Irina sekarang menguak pemicu paling utama perpisahannya dengan C.Ronaldo. Pada media Inggris, The Sun, Wanita berumur 29 tahun itu mengakui sudah dibohongi oleh Pesepakbola Paling baik Dunia FIFA 2008, 2013 serta 2014 itu.Malahan, Irina menyebutkan Ronaldo sudah berselingkuh dengan lusinan wanita. Bukan hanya itu, ia juga berujar eks pesepakbola Manchester United itu kerap kirim pesan pada beberapa wanita, melalui hp nya, hingga perpisahan tidak terhindarkan. Bagaimanapun juga, Irina sekarang telah dapat melupakan Ronaldo. Sebagaimana di ketahui, wanita yang memainkan peran Megara di film Hercules (2011) itu ketika ini menjalin kasih dengan aktor tampan Hollywood, Bradley Cooper. Terakhir, keduanya sering memamerkan kemesraan di depan umum. Demikian sebaliknya, Ronaldo terlihat belum move on. Walaupun pernah diberitakan dengan sebagian wanita, lelaki asal Portugal itu belum tunjukkan jalinan barunya dengan wanita lain.

Striker Real Madrid, Cristiano Ronaldo, serta supermodel asal Rusia, Irina Shayk, tidak bersama lagi semenjak awal tahun ini.

 Tetapi, pemicu pasti keduanya mengakhiri jalinan yang sudah di bangun semenjak 2010 belum juga terkuak.Pada awal mulanya, nampak berita bahwa keduanya berpisah lantaran ketidakcocokan Irina dengan ibunda Ronaldo.

Pada Desember 2014, sang ibunda diberitakan memohon Ronaldo merayakan Natal dirumah, sementara Irina mau menggunakan berliburberdua.Tetapi, sebagaimana dilansir 101 Great Goals, Irina sekarang menguak pemicu paling utama perpisahannya dengan C.Ronaldo.

Pada media Inggris, The Sun, Wanita berumur 29 tahun itu mengakui sudah dibohongi oleh Pesepakbola Paling baik Dunia FIFA 2008, 2013 serta 2014 itu.Malahan, Irina menyebutkan Ronaldo sudah berselingkuh dengan lusinan wanita.

Bukan hanya itu, ia juga berujar eks pesepakbola Manchester United itu kerap kirim pesan pada beberapa wanita, melalui hp nya, hingga perpisahan tidak terhindarkan.

Bagaimanapun juga, Irina sekarang telah dapat melupakan Ronaldo. Sebagaimana di ketahui, wanita yang memainkan peran Megara di film Hercules (2011) itu ketika ini menjalin kasih dengan aktor tampan Hollywood, Bradley Cooper.

Terakhir, keduanya sering memamerkan kemesraan di depan umum. Demikian sebaliknya, Ronaldo terlihat belum move on. Walaupun pernah diberitakan dengan sebagian wanita, lelaki asal Portugal itu belum tunjukkan jalinan barunya dengan wanita lain.

Selingkuhan C.Striker Real Madrid, Cristiano Ronaldo, serta supermodel asal Rusia, Irina Shayk, tidak bersama lagi semenjak awal tahun ini. Tetapi, pemicu pasti keduanya mengakhiri jalinan yang sudah di bangun semenjak 2010 belum juga terkuak.Pada awal mulanya, nampak berita bahwa keduanya berpisah lantaran ketidakcocokan Irina dengan ibunda Ronaldo. Pada Desember 2014, sang ibunda diberitakan memohon Ronaldo merayakan Natal dirumah, sementara Irina mau menggunakan berliburberdua.Tetapi, sebagaimana dilansir 101 Great Goals, Irina sekarang menguak pemicu paling utama perpisahannya dengan C.Ronaldo. Pada media Inggris, The Sun, Wanita berumur 29 tahun itu mengakui sudah dibohongi oleh Pesepakbola Paling baik Dunia FIFA 2008, 2013 serta 2014 itu.Malahan, Irina menyebutkan Ronaldo sudah berselingkuh dengan lusinan wanita. Bukan hanya itu, ia juga berujar eks pesepakbola Manchester United itu kerap kirim pesan pada beberapa wanita, melalui hp nya, hingga perpisahan tidak terhindarkan. Bagaimanapun juga, Irina sekarang telah dapat melupakan Ronaldo. Sebagaimana di ketahui, wanita yang memainkan peran Megara di film Hercules (2011) itu ketika ini menjalin kasih dengan aktor tampan Hollywood, Bradley Cooper. Terakhir, keduanya sering memamerkan kemesraan di depan umum. Demikian sebaliknya, Ronaldo terlihat belum move on. Walaupun pernah diberitakan dengan sebagian wanita, lelaki asal Portugal itu belum tunjukkan jalinan barunya dengan wanita lain.